Penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST ) Tahap Empat

Pangongangan,- Bantuan Sosial Tunai ( BST ) tahap empat diberikan lagi oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Sosial Republik Indinesia kepada sasaran yang telah tercatat sebagai penerima bantuan tersebut. Pagi ini Minggu 30 / 08 / 2020 di Kantor Kelurahan Pangongangan di laksanakan pencairannya, kegiatan ini dimulai sejak pukul 08.00 wib.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan baik pihak penerima bansos maupun para petugasnya. Jumlah sasaran kali ini sebanyak 167 orang sasaran diantara jumlah tersebut terdapat juga tiga sasaran yang tidak dapat hadir, sedangkan bantuan sosial tunai yang diterima senilai Rp. 300.000,- ( Tiga Ratus Ribu Rupiah ) setiap sasarannya. Selain itu terdapat juga syarat pengambilan / penerimaan bansos tunai ini, diantaranya adalah yang pertama menunjukkan KTP –el atau Kartu Keluarga dan yang kedua menjaga protokol kesehatan. Harapan pemerintah terhadap diadakannya kegiatan ini adalah agar masyarakat terbantu dan mengurangi beban apalagi di masa pandemi seperti saat ini. Selain petugas dari PT. Pos Indonesia ( Persero ) yang hadir terlihat juga Budihono, S.sos selaku Kesos Kelurahan Pangongangan dan Petugas Sosial Masyarakat ( PSM ) yang dibertugas di wilayah Kelurahan Pangongangan. ( ROSE )

Jagongan Budaya Akhiri Kegiatan Bersih Desa

Pangongangan,- Kegiatan bersih desa tahun ini memang terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seperti yang tampak pada acara malam ini Sabtu, 29 / 08 / 2020 tepat pada pukul 19.30 dan bertempat di halaman Kantor Kelurahan Pangongangan digelar acara jagongan budaya. Dalam jagongan budaya ini masyarakat Pangongangan bersama komunitas budaya kota Madiun bersama-sama berdiskusi merangkai sejarah Pangongangan yang selama ini menyimpan banyaknya cerita.

Dalam acara jagongan budaya ini juga menghadirkan beberapa tokoh-tokoh sejarawan baik dari lingkungan Kelurahan Pangongangan sendiri ataupun berasal dari luar Kelurahan Pangongangan, seperti Aryadi Kartono selaku nara sumber yang berasal dari Kelurahan Pangongangan. Selain itu juga ada nara sumber lain seperti Andrik Supriyanto dari Historie Van Madhioen yang mana nara sumber ini berasal dari Pagotan Kabupaten Madiun, selanjutnya Novi selaku nara sumber dari Unipma dan beliau mengajar mata kuliah sejarah.

Acara ini bekerja sama dengan Times Indonesia terlihat Yupi Apridayani selaku pemandu acara dan beliau inilah yang memandu acara dari awal berlangsungnya acara hingga selesai. Dalam acara ini Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan memberikan sambutan dan membahas bersama-sama masyarakat juga komunitas budaya maupun nara sumber tentang sejarah Kelurahan Pangongangan. ( Rose )

Gelar Tasyakuran Dalam Bersih Desa

Pangongangan,- Tasyakuran merupakan salah satu bentuk rasa syukur yang dapat dituangkan melalui berbagi dan sebagian besar dari masyarakat sering menyebutnya sebagai kenduri ataupun selamatan. Hari ini Jum’at 28 / 08 / 2020 bertempat di Area Makam Ronje yang merupakan punden dari Kelurahan Pangongangan ini terlihat tidak seperti biasanya.

Kali ini Kelurahan Pangongangan beserta marsyarakat setempat menggelar acara tasyakuran, dalam acara tasyakuran ini terlihat banyak warga yang hadir dengan membawa tumpeng yang mana tumpeng-tumpeng ini merupakan perwakilan dari setiap RT yang ada di wilayah Kelurahan Pangongangan dan tumpeng-tumpeng inilah yang nantinya akan dibagikan kepada warga setelah acara do’a bersama. Tak hanya itu saja kali ini Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan terlihat memotong tumpeng setelah do’a bersama di lakukan yang kemudian disusul oleh para warga yang membagi rata bawaan mereka.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 wib ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. Acara tasyakuran ini sebagai pernyataan rasa syukur atas pemberian rejeki atau keselamatan dari Allah Swt yang mana masyarakat Pangongangan ini untuk kedepannya di beri rejeki, keselamatan dan selalu maju. ( rose )

Kelurahan Pangongangan Awali Istighosah Dalam Bersih Desa

Pangongangan,- Bersih desa di setiap kelurahan ataupun desa selalu dilaksanakan secara rutin dalam satu tahun, itupun dilakukan dengan cara yang berbeda-beda karena setiap kelurahan atau desa memiliki tradisi atau khas yang tersendiri dan hal inilah yang membuat ciri khas dari kelurahan atau desa satu dengan yang lainnya.

Kelurahan Pangongangan adalah salah satu dari Kelurahan lain yang terletak di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, kali ini Kamis 27 / 08 / 2020 Kelurahan Pangongangan menggelar istighotsah kegiatan ini dilaksanakan di Area Makam Ronje yang merupakan punden di Kelurahan Pangongangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan, Staff Kelurahan Pangongangan, Komunitas Budaya Kota Madiun dan warga masyarakat setempat. Kegiatan yang dimulai pada pukul 19.30 wib ini dibuka dan memberikan sambutan oleh Lurah Pangongangan yang kemudian dilanjutkan acara istighotsah yang dipimpin oleh Gus As’ad. Terlihat masyarakat mengikuti dengan khusyuk kegiatan ini hingga selesai, kegiatan ini diadakan untuk meminta keselamatan kepada Allah Swt untuk keselamatan seluruh masyarakat Kelurahan Pangongangan. Meski kegiatan untuk tahun ini lebih sederhana dari tahun lalu, semoga tidak mengurangi kemeriahannya. Pada tahun ini, kegiatan bersih desa akan diisi dengan kegiatan istighosah dan tasyakuran. ( rose )

Pembentukan Panitia Dalam Rangka Pelaksanaan Kegiatan Bersih Desa Kelurahan Pangongangan

Pangongangan,- Bersih desa merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Keluarahan baik di Kota maupun Kabupaten. Kegiatan yang turun temurun dilakukan sejak zaman nenek moyang ini merupakan sebuah tradisi yang harus dilestarikan oleh anak cucu dari generasi ke generasi. Kali ini Kelurahan Pangongangan mengadakan pertemuan untuk membentuk panitia kegiatan tersebut agar berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.

Pertemuan yang dilakukan pada Sabtu 22/ 08/ 2020 bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun ini dihadiri oleh Ketua LPMK Kelurahan Pangongangan, 26 RT, Tim Penggerak PKK Kelirahan Pangongangan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perangkat Kelurahan, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

Pertemuan yang dimulai pada pukul 19.30 wib ini dipimpin oleh Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan dan berikutnya beberapa pengarahan oleh Rupin Indrajana selaku Ketua LPMK Kelurahan Pangongangan. Kegiatan bersih desa ini akan dilaksanakan pada tanggal 27-29 Agustus mendatang. Bersih desa pada tahun ini akan terlihat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya hal ini terjadi karena tidak adanya bantuan dana dari Pemerintah Daerah seperti biasanya. Dana untuk pelaksanaan bersih desa ini berasal dari swadaya masyarakat, bersih desa ini akan tetap diadakan dengan melakukan protokol kesehatan. ( ROSE )