Kader Juru Pemantau Jentik Adakan Pertemuan

Pangongangan, Rabu 25/11/2020

Juru Pemantau Jentik ( Jumantik ) adalah anggota masyarakat yang secara sukarela memantau keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti di lingkungannya. Jumantik berperan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat menghadapi demam berdarah dengue ( DBD ).

Tepat pukul 13.00 wib bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan Nomor Dua Kota madiun pertemuan kader jumantik kembali dilaksanakan, pertemuan yang dihadiri oleh 16 orang kader jumantik yang tersebar di setiap wilayah RT se Kelurahan Pangongangan ini di buka oleh Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan yang kemudian dilanjutkan pengarahan dari Sri Budianti selaku Ketua Kader Jumantik Kelurahan pangongangan serta Endang Sri Rejeki selaku Ketua Kader Kesehatan Kelurahan pangongangan.

Selain pengarahan tersebut terdapat pengumpulan laporan data jumantik di setiap RT wilayah Kelurahan Pangongangan juga membahas rencana kedepan kader jumantik. Pertemuan ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. (Rose/kimpandanarum)

Lomba Desain Batik Umumkan Pemenangnya

Pangongangan, Kamis ( 12/11/2020 )

Pelaksanaan Lomba Desain Batik yang telah dimulai pada tanggal 1 Oktober hingga 10 November kemarin telah mencapai puncaknya mulai dari awal informasi tentang adanya lomba dan dilanjutkan dengan pengumpulan hasil karya dari para peserta lomba. Malam ini tepat pada pukul 19.30 wib bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan pandan Nomor Dua Kota Madiun dilaksanakan acara pengumuman hasil pemenang lomba desai batik motif bunga melati.

Acara yang sangat dinantikan para peserta dan dihadiri oleh empat puluh lima orang yang terdiri dari para peserta, sponsor lomba, tokoh masyarakat, RT RW se wilayah Kelurahan Pangongangan. Acara ini dibuka oleh Eko Purnomo,SH selaku Lurah Pangongangan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan baik dari Lurah Pangongangan maupun dari pihak dewan juri Veronika Dwi sulistiyani selaku juri I dan Wiwik Maryati selaku juri II.

Saat penjurian berlangsung sangat menegangkan terlihat dari para peserta yang menunggu dengan harapan menjadi pemenang dalam lomba ini. Setelah dilaksanakan penjurian akhirnya ditetapkan tiga orang peserta sebagi pemenang lomba desain batik oleh dewan juri diantaranya adalah Yevina Puspitasari dengan nomor karya 12 yaitu warga dari RT 26 Kelurahan Pangongangan yang berhasil meraih juara Pertama, untuk pemenang juara Dua atas nama Maria Magdalena Tumani dengan nomor karya 23 yaitu warga dari RT 12 Kelurahan Pangongangan dan pemenang juara Tiga atas nama Amelya Citra Ardiasari dengan nomor karya 5 yaitu warga dari RT 1 Kelurahan Pangongangan.

Acara semakin meriah saatnya pemberian hadiah pemenang. Untuk juara Pertama hadiah berupa uang tunai sebesar satu juta rupiah diberikan langsung oleh Lurah Pangongangan, selanjutnya untuk juara Dua hadiah berupa uang tunai sebesar tujuh ratus lima puluh ribu rupiah diberikan langsung oleh Nunuk Eko Purnomo selaku Ketua TP-PKK Kelurahan Pangongangan dan juara Tiga hadiah berupa uang tunai sebesar lima ratus ribu rupiah diberikan langsung oleh Karmidi selaku Bhabinsa Kelurahan Pangongangan. Acara ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. ( Rose/kimpandanarum )

Persiapan Final Lomba Desain Batik

Pangongangan, Senin 9/11/2020

Seperti yang telah ditentukan dalam hasil pertemuan dari jagong budaya pada beberapa bulan yang lalu Kelurahan Pangongangan telah menemukan asal-usul atau jati dirinya, yang selama ini menjadi misteri dan penuh teka-teki hingga sebagian besar penduduk Pangongangan pun banyak yang tidak mengetahuinya. Bunga Melati merupakan ciri khas Kelurahan Pangongangan, dengan adanya informasi inilah bunga melati kemudian dapat dituangkan melalui hasil karya seni. Dalam kesempatan ini Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan bersama dengan KIM Pandan Arum telah berencana untuk mengadakan lomba desain motif batik bunga melati.

Tepat pada pukul 19.30 wib hingga selesai bertempat di Kantor Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan nomor dua Kecamatan Manguharjo Kota Madiun mengadakan pertemuan persiapan final lomba desain batik. Dalam pertemuan ini membahas tentang segala persiapan untuk pelaksanaannya baik itu dari dekorasi, teknisnya, juga masalah pendanaannya.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh enam orang dari anggota Kim Pandan arum membuahkan ide-ide yang nantinya akan menjadi pelaksanaan dalam final lomba desain batik yang akan terlaksana pada Kamis mendatang. Pertemuan ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. (Rose/kimpandanarum)

Kelurahan Pangongangan Salurkan Bantuan Susu, Telur dan Buah Untuk Masyarakat

Pangongangan- Di tengah pandemi saat ini baik Pemerintah Kota /Kabupaten yang tersebar di wilayah Indonesia memberikan bantuannya baik berupa bahan pangan, uang tunai maupun asupan nutrisi yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk memperbaiki sistem imunnya.

Seperti yang terjadi saat ini Jum’at ( 6/11 ) mulai pukul 08.00 wib dilakukan penyaluran bantuan untuk masyarakat. Bantuan yang diberikan kali ini sangat berbeda dengan biasanya, bantuan yang diberikan kali ini berupa asupan nutrisi sebagai penambah sistem imunitas tubuh yaitu susu, telur dan buah. Bantuan ini diberikan kepada seluruh masyarakat yang merupakan warga Kelurahan pangongangan sejumlah 1900 sasaran penerima yang terbagi antara Posyandu, Linmas, Kader Kesehatan, ketua RT beserta warganya, ketua RW, LPMK, LKK, Takmir Masjid, Takmir Mushola, Pengurus Gereja, Pengurus Makam, Petugas Kebersihan, UPZ Kelurahan Pangongangan, TPKK, Guru Paud, PSM, Pengurus Kampung Tangguh, Tukang Becak, Paguyuban Hidroponik, KIM, Karang Taruna, Disabilitas, Yatim Piatu dan Panti Asuhan.

Dana bantuan yang disalurkan ini bersumber dari program Dana Insentif Daerah ( DID ) tahun 2020. Penyaluran bantuan ini dilakukan di Kantor Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan nomor 2 Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Penyaluran ini dilaksanakan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. (rose/ppidpangongangan)

BAZNAS Kota Madiun Salurkan Bantuan Paket Sembako

Pangongangan-

Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kota Madiun merupakan salah satu badan yang bergerak di bidang sosial keagamaan. Kali ini Jum’at ( 6 /11 ) menyalurkan bantuannya bagi kaum dhuafa yang terdampak bencana non alam covid-19, bantuan yang diberikan ini berupapaket bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat. Bantuan sosial untuk bulan oktober dan november ini diberikan kepada sepuluh orang sasaran penerima bantuan dan dimulai pada pukul 13.00 wib hingga selesai, bantuan ini secara langsung diberikan kepada penerima dari rumah ke rumah oleh petugas BAZNAS Kota Madiun yang bertugas di wilayah Kelurahan Pangongangan.  

Tujuan diberikannya bansos adalah untuk membantu meringankan beban masyarakat terutama di masa pandemi seperti saat ini. Bantuan pangan berupa paket sembako ini berasal dari Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kota Madiun. (rose/ppidpangongangan)