Pelaksanaan Posyandu Di Tengah Pandemi Covid-19

Pangongangan,-  Posyandu atau pos pelayanan terpadu ini kembali memberikan pelayanannya sejak mulai pandemi covid-19 mewabah. Pos pelayanan yang berada di bawah Dinas Kesehatan ini pertama kali dilaksanakan untuk melayani bayi, balita dan anak-anak dengan usia 0-59 bulan. Pelayanan yang berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan pengukuran lingkar kepala, pemberian PMT.

Kegiatan positif yang digunakan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak ini juga dihadiri oleh petugas dari puskesmas wilayah setempat yaitu Promkes, Bidan Wilayah dan Kasie Kesos Kelurahan Pangongangan.

Posyandu ini juga tidak terlihat seperti biasanya para sasaran penimbangan yaitu bayi, balita dan anak-anak hadir ditempat secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan membawa kain timbang milik pribadi begitu juga dengan kader yang melayani penimbangan hanya berjumlah dua orang. Selain itu para pengunjung dan petugas tetap menerapkan protokol kesehatan. ( EV/ADM ) 

Pertemuan Kelompok Program Keluarga Harapan ( PKH )

Pangongangan,- Program Keluarga Harapan ( PKH ) merupakan salah satu program yang berasal dari Kemensos yang di lanjutkan oleh Dinas Sosial di masing-masing Kota / Kab . Pertemuan ini bertempat di Aula Kantor Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan nomor 02 Kecamatan Manguharjo Kota Madiun dengan dihadiri oleh anggota 29 Keluarga Penerima Manfaat   ( KPM ) pada hari pertama kemudian 22 KPM untuk hari kedua dan 15 KPM untuk hari ketiga.

Pertemuan yang dimulai sejak pukul 13.00 wib hingga selasai ini dihadiri oleh petugas Dinas Sosial dan Budihono, S.Sos selaku Kasie Kesos Kelurahan Pangongangan. Pertemuan ini memberikan pendampingan kepada para KPM nya, selain memberikan informasi seputar program. Pertemuan ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. (EV/Adm)

Pembentukan Pengurus Batik Melati

Pangongangan,- Batik adalah salah satu kerajinan tradisional khas Indonesia yang telah mendunia. Kali ini Kelurahan Pangongangan melaksanakan pertemuan yaitu menentukan pengurus batik, motif batik yang telah di tetapkan pada tahun lalu melalui lomba motif batik melati yang merupakan ciri khas dari kelurahan pangongangan.

Pertemuan yang dilaksanakan pada Jum’at ( 9/3 ) ini bertempat di kantor kelurahan pangongangan yang beralamt di jalan pandan nomor 02 Kecamatan manguharjo kota madiun ini dihadiri oleh delapan orang. Pertemuan yang dimulai pada pukul 10.00 wib hingga selesai ini dipimpin oleh Eva Anjarika, S.STP selaku Sekkel Kelurahan Pangongangan dan Much. Yulihan Firdaus selaku ketua KIM Pandan arum . Dalam pertemuan ini menghasilkan susunan kepengurusan batik yaitu Sutamah sebagai ketua, Titik Rahayu sebagai sekretaris, Endang Sri Saptorini sebagai bendahara, Sri Ratna Agustina dan Zainal Abidin sebagai Seksi perlengkapan.

Selain menyusun kepengurusan, kelompok kecil ini juga mempersiapkan nama kelompok yang akan dijadikan sebagai nama kelompok kecil mereka diantaranya Harum Melati, Melati Putih, Melati Pandan Sari dan Melati Pandan wangi keempat nama inilah yang nantinya akan diajukan kepada eko Purnomo, SH selaku Lurah pangongangan untuk menentukan nama yang sesuai dengan kelompok kecil tersebut. ( EV/ADM )