Kelurahan Pangongangan Adakan Pertemuan Juru Pemantau Jentik ( Jumantik )

Pangongangan, Senin 26/10/2020

Juru Pemantau Jentik ( Jumantik ) adalah salah satu kegiatan dibawah Dinas Kesehatan dengan tugasnya yaitu memantau jentik nyamuk yang ada di lingkungan sekitar wilayah kerjanya, kegiatan ini dilakukan oleh kader kesehatan yang tersebar di setiap RT. Kegiatan pemantauan jentik ini bisanya dilakukan setiap satu bulan sekali dengan cara mendatangi rumah-rumah penduduk yang berada di wilayahnya, selain itu yang menjadi jangkauan mereka adalah tempat-tempat umum seperti mushola, masjid, dan di sekitr wilayah yang terlihat kumuh dengan kelembaban udara cukup tinggi serta memungkinkan terdapat genangan air yang memberikan kebebasan nyamuk Aedes Aegepty betina bertelur.

Pertemuan jumantik yang dilaksakan pertama kalinya setelah lama tidak diadakan karena pandemiini bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan nomor dua Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Pertemuan ini dilaksanakan mulai pukul 13.00 wib hingga selesai dan dihadiri oleh 26 orang kader jumantik yang bertugas diwilayah Kelurahan Pangongangan.

Pertemuan ini dibuka oleh Eko Purnomo,SH selaku Lurah Pangongangan yang kemudian dilanjutkan oleh Devi Andriyani, Amd.KL selaku Kesling yang bertugas di wilayah Kelurahan Pangongangan yang memberikan pembahasan tentang pemberantasan nyamuk penyebab demam berdarah ini. Selain itu juga penyampaian informasi tentang dimulainya kegiatan pemantauan jentik di setiap rumah pada bulan November mendatang. Kegiatan ini berjalan dengan lancar juga menerapkan protokol kesehatan. ( rose/ppidpangongangan )    

Pertemuan Untuk Musyawarah Dana Insentif daerah ( DID )

Pangongangan, Jum’at 23/10/2020

Dana Insentif Daerah ( DID ) ini berasal dari APBN yang kemudian disalurakan kepada daerah tertentu berdasarkan kriteria tertentu. Dana ini diberikan untuk memberikan penghargaan atas perbaikan dan atau pencapaian kinerja tertentu dibidang tata kelola keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, pelayanan dasar publik, dan atau kesejahteraan masyarakat. Kelurahan Pangongangan mengadakan pertemuan di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan nomor dua Kecamatan Manguharjo Kota Madiun ini dihadiri oleh anggota Pokmas dan perangkat Kelurahan pangongangan. Dalam pertemuan yang dilaksanakan mulai pukul 19.00 wib ini membahas tentang dana DID yang diarahkan pada pembangunan cafe terletak di Jalan Mayjen. Sungkono Gang Pancasila dan pembibitan tanaman hidroponik yang berada di Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun.

Pertemuan ini dibuka oleh Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan yang kemudian dilanjutkan oleh Rupin Indrajana selaku ketua LPMK Kelurahan Pangongangan. Dalam pertemuan kali ini juga ditampilkan gambar 3D pembangunan lapak yang bersumber dana dari Dana Insentif Daerah ( DID ) se Kota madiun. Pertemuan ini dihadiri oleh sepuluh orang dan dilaksanakan dengan lancar juga menerapkan protokol kesehatan. ( rose/ppidpangongangan )    

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Pusat

Pangongangan- Setelah kemarin melaksanakan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai, hari ini Selasa ( 20/10 ) tepat pukul 08.00 wib bertempat di E-Warong yang beralamat di Jalan pandan Kelurahan Pangongangan dilakukan penyaluran kembali Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ), lain dari yang disalurkan kemarin kali ini bantuan pangan tersebut adalah Bantuan Pangan Non Tunai  ( BPNT ) Pusat.

Bantuan pangan yang disalurkan berupa bahan pangan yang terdiri dari beras, telur ayam, daging ayam, lauk pauk, sayuran dan buah. Bantuan pangan yang disalurkan ini senilai dua ratus ribu rupiah per Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ), bantuan pangan ini disalurkan kepada 49 sasaran yang berada di wilayah Kelurahan pangongangan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun.

Penyaluran bantuan pangan ini mendapatkan pendampingan dari Petugas Sosial Masyarakat ( PSM ) yang bertugas di wilayah Kelurahan Pangongangan selain itu juga Budihono, S.Sos selaku Kasie Kesos Kelurahan Pangongangan. penyaluran bantuan ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. ( rose/ppidpangongangan )

Kader Keluarga Berencana ( KB ) Adakan Pertemuan

Pangongangan, Selasa 20/10/2020

Kali ini Kota Madiun yang sudah berada di posisi zona kuning (Yellow Zone ) membuat masyarakat cukup nyaman walaupun harus tetap berhati-hati. Dalam kesempatan ini kader KB Kelurahan Pangongangan kembali melaksanakan pertemuan yang pertama kali setelah sekian lama berhenti karena pandemi. Pertemuan ini dilaksanakan di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan nomor 2 Kecamatan Manguharjo Kota Madiun.

Pertemuan yang dihadiri oleh 20 orang kader KB sewilayah Kelurahan Pangongangan dan empat orang dari Dinas Kesehatan yaitu Herdian Surya, S.Psi selaku PLKB Kelurahan Pangongangan, Nunik Indryasari, Amd.Kep selaku Promkes wilayah Kelurahan Pangongangan selanjutnya hadir Devi Andriyani, Amd.KL selaku Kasie Kesehatan Lingkungan wilayah Kelurahan Pangongangan dan  Asita Wurya Handayani, Amd. Keb selaku Bidan wilayah Kelurahan Pangongangan ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan.

Pertemuan KB yang dimulai pada pukul 09.30 wib ini membahas tentang Update Silili yang merupakan program baru bagi para kader Keluarga Berancana ( KB ). Pertemuan di buka oleh Endang Sri Rejeki selaku Ketua Kader Kesehatan Kelurahan Pangongangan kemudian dilanjutkan oleh PLKB yang bertugas di wilayah Kelurahan Pangongangan. (rose/ppidpangongangan)    

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT )

Pangongangan- Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) merupakan bantuan pangan yang berasal dari Pemerintah RI melalui Kemensos yang kemudian disalurkan oleh Dinas sosial Kota/Kabupaten tersebar di seluruh Indonesia.

Kali ini bantuan yang berupa bahan pangan ini diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) yang merupakan anggota dari Program Keluarga Harapan ( PKH ) pada Senin ( 19/10 ) mulai pukul 08.00 wib bertempat di E-Warong yang beralamat di Jalan Pandan Kelurahan Pangongangan. kegiatan penyaluran ini mendapatkan pendampingan dari Petugas Sosial Masyarakat ( PSM ) merupakan petugas dari Dinas Sosial yang bertugas di wilayah Kelurahan Pangongangan.

Bantuan sosial kali ini berupa bahan pangan yang terdiri dari beras, telur ayam, daging ayam, lauk pauk, sayuran dan buah senilai dua ratus ribu rupiah per KPM. Bantuan sosial pangan ini diberikan kepada 59 sasaran, tujuan diberikannya bantuan pangan ini adalah untuk membantu meringankan beban masyarakat agar masyarakat tercukupi akan gizi seimbangnya. Penyaluran bantuan ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. ( rose/ppidpangongangan )