Kelurahan Pangongangan Bersama Dinkes Gelar Acara MMK / MMD

Pangongangan, Jum’at 27/11/2020

Musyawarah Masyarakat Kelurahan ( MMK ) atau Musyawarah Masyarakat Desa ( MMD ) adalah sebuah pertemuan perwakilan warga desa atau kelurahan beserta tokoh masyarakatnya dan para petugas guna untuk membahas hasil Survey Mawas Diri ( SMD ) dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil sutvey mawas diri. 

Pertemuan MMK / MMD yang dilaksanakan tepat pada pukul 13.00 wib dan bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan Nomor Dua Kota Madiun ini dihadiri oleh empat puluh dua peserta diantara RT, RW, LPMK ,Poskeskel, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan PKK se wilayah Kelurahan Pangongangan.

Dalam acara MMK/MMD tersebut dipimpin oleh Dr. Ulfa Kusuma Dhewi selaku Kepala Puskesmas Induk Patihan yang kemudian dilanjutkan oleh Sofia Rahayu selaku Kasie Promkes Puskesmas Patihan. Acara tersebut membahas tentang laporan jumantik yang rutin dilaksanakan setiap bulan,  pola hidup sehat ( PHBS ), Posbindu Penyakit Tidak Menular ( PTM ) yang akan diaktifkan kembali setelah mendapatkan persetujuan dari kepala dinas terkait serta membahas tentang berbagai laporan kesehatan lainnya yang berada di Kelurahan pangongangan. Acara ini dilaksanakan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Rose/kimpandanarum)

Kelurahan Pangongangan Adakan Pelatihan Menjahit Untuk tingkatkan Keterampilan Masyarakat

Pangongangan, Kamis 26/11/2020

Untuk mendapatkan keterampilan baru masyarakat Pangongangan mengikuti pelatihan menjahit yang diadakan oleh Kelurahan Pangongangan yang bekerjasama dengan salah satu LKP. Pelatihan menjahit kali ini diikuti oleh 26 orang peserta yang mewakili masing-masing RT di lingkungan Kelurahan Pangongangan.

Pelatihan  ini dilaksanakan selama sepuluh hari mulai tanggal 16-25 November 2020 di LKP Astuti yang beralamat di Jalan Gajahmada nomor 114 Kota Madiun. Dimulai pada pukul 08.00 wib hingga selesai setiap harinya. Pelatihan yang dibimbing oleh Astuti selaku pemilik LKP tersebut dibekali oleh beberapa ilmu diantaranya adalah cara memotong kain, mengukur kain, penerapan pola hingga proses menjahit menggunakan mesin jahit.

Untuk menciptakan lapangan kerja baru dilingkungan Kelurahan Pangongangan Lurah Pangongangan Eko Purnomo,SH berharap agar keterampilan menjahit yang dimiliki para peserta tidak berhenti disini saja tetapi dapat dilanjutkan dan diterapkan dalam kegiatan sehari-harinya sehingga  dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Pelatihan menjahit ini dapat berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan.(Rose/kimpandanarum)     

Kelurahan Pangongangan Adakan Literasi Kesehatan Pelatihan Polcilkes

Pangongangan, Kamis 26/11/2020

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) merupakan salah satu program kesehatan bukan hanya orang dewasa saja yang perlu mendapatkan sosialisasi tentang kesehatan. Kali ini Kelurahan Pangongangan berkerja sama dengan Dinas Kesehatan mengadakan pelatihan Polisi Kecil Kesehatan ( Polcilkes ), dalam pelatihan ini tampak berbeda dengan pelatihan-pelatihan lainnya yang digelar, pelatihan ini pesertanya adalah anak-anak yang siap diberikan bimbingan oleh petugas kesehatan Nunik Indriyasari, Amd. Kep selaku pembina dari Kasie Promkes Puskesmas Patihan, dan dr. Yosalfa Adhista Kurniawan selaku dokter interenship UPTD dari Puskesmas Patihan.

Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu pada Selasa dan Rabu 24-25 November 2020 tepat pada pukul 08.00 wib sampai dengan selesai, pelatihan yang dihadiri oleh 78 orang dalam dua sesi yang memiliki usia 7 hingga 15 tahun yang mewakili setiap RT dilingkungan Kelurahan Pangongangan Kecamatan Maguharjo Kota Madiun ini bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan nomor dua Kota Madiun.

Pelatihan ini membina anak-anak untuk mengenal tentang kesehatan seperti cara Perilaku Hidup Besih Dan Sehat (PHBS) baik dilingkungan tempat tinggal ataupun dilingkungan sekitar. Dikutip dari Madiun Today ( 25/11)  “Dengan adanya pelatihan ini diharap anak-anak dibina untuk menjadi kader kesehatan di lingkungan sekitar dan teman sebayanya”. Kata Lurah Pangongangan Eko Purnomo, SH

Setelah diberikannya pelatihan ini untuk kedepannya anak-anak dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan tempat tinggal ataupun dilingkungan sekitar. pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. (Rose/kimpandanarum)        

Kader Juru Pemantau Jentik Adakan Pertemuan

Pangongangan, Rabu 25/11/2020

Juru Pemantau Jentik ( Jumantik ) adalah anggota masyarakat yang secara sukarela memantau keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti di lingkungannya. Jumantik berperan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat menghadapi demam berdarah dengue ( DBD ).

Tepat pukul 13.00 wib bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan Pandan Nomor Dua Kota madiun pertemuan kader jumantik kembali dilaksanakan, pertemuan yang dihadiri oleh 16 orang kader jumantik yang tersebar di setiap wilayah RT se Kelurahan Pangongangan ini di buka oleh Eko Purnomo, SH selaku Lurah Pangongangan yang kemudian dilanjutkan pengarahan dari Sri Budianti selaku Ketua Kader Jumantik Kelurahan pangongangan serta Endang Sri Rejeki selaku Ketua Kader Kesehatan Kelurahan pangongangan.

Selain pengarahan tersebut terdapat pengumpulan laporan data jumantik di setiap RT wilayah Kelurahan Pangongangan juga membahas rencana kedepan kader jumantik. Pertemuan ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. (Rose/kimpandanarum)

Lomba Desain Batik Umumkan Pemenangnya

Pangongangan, Kamis ( 12/11/2020 )

Pelaksanaan Lomba Desain Batik yang telah dimulai pada tanggal 1 Oktober hingga 10 November kemarin telah mencapai puncaknya mulai dari awal informasi tentang adanya lomba dan dilanjutkan dengan pengumpulan hasil karya dari para peserta lomba. Malam ini tepat pada pukul 19.30 wib bertempat di Aula Kelurahan Pangongangan yang beralamat di Jalan pandan Nomor Dua Kota Madiun dilaksanakan acara pengumuman hasil pemenang lomba desai batik motif bunga melati.

Acara yang sangat dinantikan para peserta dan dihadiri oleh empat puluh lima orang yang terdiri dari para peserta, sponsor lomba, tokoh masyarakat, RT RW se wilayah Kelurahan Pangongangan. Acara ini dibuka oleh Eko Purnomo,SH selaku Lurah Pangongangan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan baik dari Lurah Pangongangan maupun dari pihak dewan juri Veronika Dwi sulistiyani selaku juri I dan Wiwik Maryati selaku juri II.

Saat penjurian berlangsung sangat menegangkan terlihat dari para peserta yang menunggu dengan harapan menjadi pemenang dalam lomba ini. Setelah dilaksanakan penjurian akhirnya ditetapkan tiga orang peserta sebagi pemenang lomba desain batik oleh dewan juri diantaranya adalah Yevina Puspitasari dengan nomor karya 12 yaitu warga dari RT 26 Kelurahan Pangongangan yang berhasil meraih juara Pertama, untuk pemenang juara Dua atas nama Maria Magdalena Tumani dengan nomor karya 23 yaitu warga dari RT 12 Kelurahan Pangongangan dan pemenang juara Tiga atas nama Amelya Citra Ardiasari dengan nomor karya 5 yaitu warga dari RT 1 Kelurahan Pangongangan.

Acara semakin meriah saatnya pemberian hadiah pemenang. Untuk juara Pertama hadiah berupa uang tunai sebesar satu juta rupiah diberikan langsung oleh Lurah Pangongangan, selanjutnya untuk juara Dua hadiah berupa uang tunai sebesar tujuh ratus lima puluh ribu rupiah diberikan langsung oleh Nunuk Eko Purnomo selaku Ketua TP-PKK Kelurahan Pangongangan dan juara Tiga hadiah berupa uang tunai sebesar lima ratus ribu rupiah diberikan langsung oleh Karmidi selaku Bhabinsa Kelurahan Pangongangan. Acara ini berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. ( Rose/kimpandanarum )