Proposal Green n Clean

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Kelurahan Pangongangan adalah satu-satunya kelurahan yang ada di tengah kota dan memiliki alon – alon yang menjadikan kelurahan yang memiliki aktifitas warga masyarakat sangat sibuk,dalam hal kegiatan disektor sosial ekonomi.

Dengan adanya aktifitas tersebut maka perlu adanya kepedulian terhadap lingkungan hidup disekitarnya sehingga akan tercipta keadaan yang nyaman asri dan sejuk.

Dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman asri dan sejuk harus melibatkan semua komponen masyarakat, untuk itu Kelurahan Pangongangan berinisiatif merintis bersih dan hijau tahun 2017 mulai dari beberapa kawasan. Kawasan inilah nantinya menjadi percontohan bagi kawasan lainnya di Kelurahan Pangongangan.

  1. TUJUAN
  2. Membantu  upaya pelestarian lingkungan Kelurahan  Pangongangan melalui kegiatan Penghijauan, Pemeliharan dan perawatan lingkungan yang tertata dan bersih.
  3. Menarik perhatian intitusi dan masyarakat dalam kepedulian lingkungan sekitarnya.
  4. Meningkatkan kepekaan dan motifasi masyarakat akan pentingnya berpartisipasi dalam penghijauan dab kebersihan lingkungan.
  5. Mengembangkan semangat kerelawanan di kalangan warga yang terlibat langsung dalam kegiatan ini.

Beberapa rekomendasi dari kegiatan ini adalah satu rumah satu pohon yang dijaga dan dipelihara oleh warga masyarakat sehingga ada rasa memiliki dan tanggung jawab. Dalam memprogramkan aplikasi kegiatan tersebut dengan  tema “Green Clean and Healthy”. Kegiatan ini termasuk program prioritas dalam rangka mensukseskan program pemerintah Kota Madiun untuk menciptakan kawasan yang lebih bersih dan hijau. ( lengkap klik ini⇒ profil green clean PN 17 )

Beras Rastrada

Kabar gembira, sebentar lagi beras Rastrada untuk bulan Agustus 2017 sudah dapat disalurkan ke warga penerima, hal ini dengan telah datangnya beras Rastrada tersebut di Kantor Kelurahan Pangongangan sebanyak 42 sak. Jadi besok Hari Selasa warga sudah dapat mengambil di kantor kelurahan.

Lomba Desa/Kelurahan

Lomba Harus Memberi Manfaat Nyata bagi Masyarakat

1.       Pengertian
Perlombaan Desa / Kelurahan adalah Penilaian Perkembangan pembangunan atas usaha Masyarakat Desa / Kelurahan yang bersangkutan dalam Kurun waktu 1 (satu) Tahun
penilaian dilakukan dari mulai tingkat kecamatan sampai dengan tingkat Nasional.
2.       Tujuan
Perlombaan Desa / Kelurahan adalah salah satu upaya untuk mendorong usaha Pembangunan Masyarakat atas dasar tekad dan kekuatan sendiri sekaligus meneliti dan menilai keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan desa / kelurahan selama satu tahun.
Secara Umum Tujuan dari Perlombaan Desa / Kelurahan :
  • Untuk mendorong usaha pembangunan yang dilaksanakan Masyarakat Desa / Kelurahan atas dasar tekad dan kekuatan sendiri.
  • untuk mengetahui kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Masyarakat di desa / Kelurahan selama kurun    waktu satu tahun dalam wujud peningkatan kualitas hidup ekonomi, Politik, Sosial dan budaya serta keamanan dan   ketertiban.
  • untuk menetapkan desa / kelurahan yang berprestasi dalam pelaksanaan pemberdayaan Masyarakat.
3.       Sasaran
Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat selama kurun waktu satu tahun terakhir yang dilaksanakan oleh Masyarakat desa / Kelurahan bersama-sama dengan Pemerintah yang dititik beratkan pada usaha Kegotong-royongan dan keswadayaan Masyarakat berdasarkan data realita pembangunan sejak bulan Januari sampai dengan Desember. dengan pembanding hasil pembangunan pada tahun sebelumnya.
4.       Dasar Hukum
Dasar Hukum Pelaksanaan Kegiatan Perlombaan Desa / Kelurahan adalah Peraturan menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2007 tanggal 12 Maret 2007 perihal pedoman penyelenggaran Perlombaan desa / Kelurahan.
5.      Materi Penilaian

a. Materi pokok penilaian meliputi 8 (delapan) indikator atau bidang, yaitu :

  • Pendidikan meliputi 3 indikator : Dinas Pendidikan
  • Kesehatan Masyarakat meliputi 6 indikator : Dinas Kesehatan
  • Ekonomi Masyarakat meliputi 4 indikator : Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM dan Dinas Pertanian.
  • Keamanan dan Ketertiban meliputi 11 indikator : Satpol PP
  • Partisipasi Masyarakat meliputi 5 indikator : Bappeda dan Dinas Sosial.
  • Pemerintahan meliputi 2 indikator : Kabid Pemberdayan Pemerintahan, dan Bagian Pemerintahan
  • Lembaga Kemasyarakatan meliputi 8 indikator : Kabid Penguatan dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat.
  • Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) meliputi 2 indikator : PKK Kota Madiun

b. Materi pendukung yaitu :

  • Kreativitas dan inisiatif daerah
  • Produk unggulan daerah
  • Kinerja Pemerintah
  • Keamanan dan Ketertiban