Silaturahmi Walikota Madiun di Pangongangan

Pangongangan- Walikota Madiun Bapak Maidi Jumat (2/8) malam, untuk pertama kalinya dalam kunjungan kerjanya di Kelurahan Pangongangan. Kegiatan bertajuk Anjang Warga ini diawali dengan menyerap aspirasi dari warga dan diteruskan dengan kunjungan ke rumah warga kurang mampu. Sejumlah pejabat pemerintah tersebut sengaja berbagi tugas meninjau 45 rumah warga kurang beruntung. Tak cukup melihat dan memberikan bantuan, pejabat juga bermalam di rumah-rumah tersebut.

Walikota bersama istri kali pertama menyambangi rumah Sukini Jl. A. Yani gg. Trubus. Rumah nenek sebatang kara itu cukup memprihatinkan kendati sudah berdinding bata. Nyaris tidak ada perabot di dalamnya. Barang-barang rumah berserakan di sana-sini. Walikota sengaja meninjau ke setiap sudut rumah. Mulai kamar, dapur, hingga kamar mandinya.

“Yang terpenting standar kelayakan huni dulu kita cek. Apakah sudah tercukupi atau belum. Ternyata untuk airnya belum memadai. Nanti akan kami pasang PDAM,” kata walikota.

Warga yang bersangkutan tidak perlu khawatir. Pemerintah akan menanggung biaya tarif perbulannya. Begitu juga biaya tarif listriknya. Walikota menambahkan tim dari OPD terkait juga akan diterjunkan untuk membenahi sudut-sudut rumah yang perlu perbaikan. Tujuannya sederhana, standar layak huni terpenuhi.

Rombongan lantas meninjau rumah Gandi  Jl. A. Yani gg. Trubus yang tak jauh dari lokasi awal. Kegiatan yang dilakukan sama. Meninjau dan memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok sehari-hari. Begitu juga dengan rumah Musinem Jl. A. Yani Gg. Iskal dan Suyitno beralamat Jl. A. Yani . Warga tampak senang mendapat kunjungan orang nomor satu di Kota Madiun tersebut.

“Pejabat itu melayani. Bukan dilayani. Agar tahu kebutuhan warga, ya harus melihat dan mendengarkan langsung. Kegiatan ini akan terus berlanjut,” ujarnya sembari menyebut juga akan menggerakkan CSR perusahaan untuk membantu masyarakat kurang mampu. (Admin Pango)

KIM Pandan Arum raih juara III kategori Infografis

Madiun- Gubernur Jatim saat acara Penyerahan Penghargaan Anugerah Pewarta Warga (APW) Jawa Timur Tahun 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (31/7/2019) “Di sinilah peran KIM dibutuhkan menjadi filter atau penyaring informasi di masyarakat,” kata Khofifah.

Senada dengan Gubernur Jatim, Ketua Dewan Juri APW Jatim Tahun 2019, Hari Fitrianto, S.IP, M.IP mengatakan saat ini citizen journalism dihadapkan pada tantangan yakni hoax, akurasi berita, dan keberlanjutan. Untuk itu, ia mengapresiasi upaya Pemprov Jatim yang menyelenggarakan APW pertama kalinya sebagai apresiasi kepada warga, dimana acara ini bisa menjadi political will yang baik ke depan.
Ada lima kategori penghargaan dalam APW kali ini yakni artikel berita, foto berita, infografis, videografis, dan video berita.

Variabel penilaian APW ini terdiri dari keterkaitan konten terhadap tema, ketersampaian pesan, serta estetika dan etik. Total ada 106 karya yang dilombakan dari kelima kategori.

Sementara itu penerima penghargaan APW Jatim 2019 kategori Infografi atas karyanya yang berjudul ‘’BUAIAN (Bunda Anak Impian)’’. oleh Yulihan Firdaus dari KIM Pandan Arum Kelurahan Pangongangan yang meraih juara III. Selain itu juga ada Wisang R. Wijaya dari KIM Kelurahan Taman dengan karya kategori Artikel Berita berjudul ‘’Reformasi Birokrasi Menjadikan Kelurahan Taman Terbaik Pertama sebagai Penggerak Legalitas Usaha Mikro Kecil di Madiun’’ yang berhasil masuk lima besar terbaik dari 106 karya lainnya.( Admin Kelurahan)